



Sumedang, 15 Juli 2026 — Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran (FKep Unpad) sukses menyelenggarakan Sarasehan Kerja Sama, Career and Recruitment Linkage Tahun 2026 beserta Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Aula Suharyati, Kampus FKep Unpad Jatinangor. Kegiatan yang mengusung tema Connecting Partnership, Optimizing Impact ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi dengan berbagai mitra strategis sekaligus membuka peluang karir bagi lulusan keperawatan.
Manajer Riset, Inovasi, Kerja Sama dan Alumni FKep Unpad, Sheizi Pristasari, S.Kep., Ners., M.Kep., Ph.D., menyampaikan bahwa fakultas saat ini memiliki 72 dokumen kerja sama aktif yang mencakup pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, serta program pertukaran mahasiswa dan staf. Kerja sama tersebut tersebar di tingkat Jawa Barat, nasional, dan internasional.
Dekan Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran, Windy Rahmawati, S.Kp., M.Kep., Ph.D., dalam sambutan utamanya menegaskan bahwa kemitraan harus menghasilkan dampak nyata. “Kerja sama bukan sekadar dokumen atau tanda tangan, melainkan jembatan antara dunia akademik dan praktik yang mampu menghasilkan lulusan kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan sistem kesehatan nasional maupun global,” ujarnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi panel bertema Future Readiness of Graduates yang melibatkan para stakeholder. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat dr. R. Vini Adiani Dewi, M.R.S., perwakilan RSUD Welas Asih, Rumah Perawatan Indonesia, serta pihak swasta seperti Deutschlandara yang membawa program penempatan perawat ke Jerman turut memberikan masukan berharga. Diskusi menyoroti penguatan kurikulum, peningkatan kompetensi lulusan, pengembangan role model entrepreneur keperawatan, serta peluang kolaborasi riset dan pengabdian masyarakat.
Pada sesi penandatanganan PKS, Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran menjalin kerja sama baru dengan PT Brawijaya Investama dan beberapa institusi pendidikan tinggi kesehatan. Sementara itu, penandatanganan dengan RSUP Dr. Hasan Sadikin dan RSUD Gunung Jati Cirebon akan dilakukan secara terpisah.
Puncak acara di sesi siang adalah kegiatan Hiring Campus yang melibatkan dua rumah sakit besar, yaitu Brawijaya Hospital Group dan Mayapada Hospital. Ratusan alumni dan calon lulusan antusias mengikuti sesi walk-in interview serta sharing session. Para perwakilan rumah sakit menyampaikan peluang karir yang luas di berbagai unit dan lokasi mereka.
Kegiatan ini juga mendukung pencapaian beberapa Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui peningkatan kualitas tenaga kesehatan, SDG 4 (Quality Education) dengan penguatan kurikulum dan kesiapan lulusan, SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) melalui program rekrutmen dan peluang karir, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) yang menjadi inti dari seluruh rangkaian sarasehan ini.
Dekan Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran Windy Rahmawati, S.Kp., M.Kes., Ph.D., menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh mitra, panelis, panitia, mahasiswa, dan alumni yang telah mendukung terselenggaranya acara ini. “Dengan semangat kolaborasi yang terus diperkuat, kami optimis FKep Unpad dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan keperawatan, pelayanan kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.
Kegiatan Sarasehan Kerja Sama 2026 ini semakin memperkokoh posisi Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran sebagai institusi pendidikan keperawatan yang unggul, inklusif, dan berdampak nyata.












Leave a Reply