
Jatinangor, 1 September 2025 – Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran (Unpad) berperan aktif dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin ke-15, “Life on Land.” Berbagai program pengabdian masyarakat yang mereka selenggarakan berfokus pada pengelolaan lahan berkelanjutan dan memiliki dampak positif pada perlindungan ekosistem daratan dan kesejahteraan masyarakat.
Selama periode 2022 hingga 2024, Fakultas Keperawatan Unpad telah melaporkan empat kegiatan pengabdian utama yang relevan dengan indikator ini:
- Pencegahan Stunting melalui Air Bersih, Sanitasi, dan Nutrisi: Program ini secara fundamental berhubungan dengan pengelolaan lahan yang sehat. Lahan yang bersih dan sanitasi yang baik menjadi prasyarat untuk kualitas air yang terjaga, yang pada akhirnya memengaruhi kesehatan masyarakat dan keberlanjutan ekosistem.
- MARKISA: Mari Kita Hidup Bersih dan Sehat: Inisiatif ini menekankan pentingnya kebersihan lingkungan, yang merupakan dasar dari pengelolaan lahan yang berkelanjutan. Masyarakat diajak untuk menjaga kebersihan agar lahan dapat dimanfaatkan secara optimal tanpa merusak ekosistem.
- Peningkatan Kesadaran Masyarakat Pantai Pangandaran dalam Menangani Sampah Pesisir: Meskipun berlokasi di pesisir, program ini relevan dengan ekosistem daratan. Pengelolaan sampah yang baik di area pesisir mencegah limbah mencemari lahan dan ekosistem darat di sekitarnya, yang sering kali terhubung.
- Promosi Kesehatan mengenai Pengelolaan Sampah di RW 13 Kelurahan Sukamentri: Melalui program ini, masyarakat diberikan edukasi tentang cara mengelola sampah dengan benar. Praktik pengelolaan sampah yang baik adalah kunci untuk menjaga kualitas lahan dan mencegah pencemaran yang dapat merusak ekosistem daratan.
Melalui program-program ini, Fakultas Keperawatan Unpad tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga menanamkan kesadaran kritis kepada masyarakat tentang dampak langsung dari praktik pengelolaan lahan terhadap kesehatan dan lingkungan. Inisiatif ini membuktikan bahwa pendekatan pendidikan dan kesehatan dapat menjadi alat yang efektif dalam mencapai tujuan keberlanjutan lingkungan.
Leave a Reply