Ai Mardhiyah dan Fanny Adistie
Bandung, Juni 2026 – Dalam upaya berkelanjutan meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan maternitas dan anak di Indonesia, Departemen Keperawatan Maternitas dan Anak Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran (Unpad) berkolaborasi dengan Universitas Dehasen Bengkulu menyelenggarakan “Pelatihan Komprehensif Kesehatan Ibu dan Anak: Pendampingan Asuhan Keperawatan Berkelanjutan dari Masa Kehamilan hingga Tumbuh Kembang Anak Berbasis Family-Centered Care“.
Pelatihan berskala intensif ini dilaksanakan dalam dua gelombang, yakni Gelombang I pada 18–23 Mei 2026 dengan diikuti oleh 45 peserta, dan Gelombang II pada 17–22 Juni 2026 dengan diikuti oleh 48 peserta. Rangkaian acara dibuka secara resmi melalui sambutan hangat dari Dekan Fakultas Keperawatan Unpad, Windy Rakhmawati, S.Kp., M.Kep., Ph.D, serta Dekan Universitas Dehasen Bengkulu, Ns Berlian Kando Sianipar, S.Kep, M.Kes., Ph.D. Ketua pelaksana kegiatan ini Ai Mardhiyah, S.Kp., M.Kes Ph.D. menyampaikan “Melalui pelatihan ini, kita tidak hanya meningkatkan kompetensi klinis secara individu, tetapi juga sedang merajut jejaring profesional yang kuat antar-institusi kesehatan dan pendidikan di Indonesia. Networking dan kolaborasi strategis inilah yang menjadi kunci utama untuk mempercepat pemerataan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak secara holistik dan berkelanjutan di berbagai wilayah.”
Untuk memastikan penyerapan materi yang optimal, pelatihan dirancang menggunakan metode blended learning selama enam hari penuh:
- Hari 1–3 (Online): Pendalaman teori komprehensif mulai dari konsep Continuum of Care, Early Warning System (EWS) pada ibu, pengkajian neonatus (APGAR, Ballad Score, Down Score) dan anak, penyakit umum anak, hingga manajemen nutrisi serta tumbuh kembang anak.
- Hari 4–5 (Praktikum Offline): Sesi skill lab interaktif di mana para peserta dibagi ke dalam kelompok kecil untuk mempraktikkan langsung asuhan keperawatan antenatal, intranatal, postnatal, perawatan bayi baru lahir, serta antropometri anak.
- Hari 6 (Evaluasi Offline): Uji kompetensi akhir yang ketat melalui ujian MCQ dan Objective Structured Clinical Examination (OSCE) yang terbagi dalam stase maternitas dan anak guna memastikan kesiapan klinis para peserta.
Penyelenggaraan pelatihan ini bukan sekadar program peningkatan kapasitas profesi, melainkan bentuk kontribusi nyata institusi pendidikan tinggi dalam mendukung agenda global PBB, khususnya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), di antaranya:
- SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-being) Melalui materi penguatan Continuum of Care, deteksi dini menggunakan EWS, pengkajian tumbuh kembang anak, penanganan penyakit umum anak, serta manajemen asuhan masa kehamilan hingga pascamelahirkan, pelatihan ini berdampak langsung pada upaya penurunan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi/balita (AKB) di Indonesia.
- SDG 4: Pendidikan Berkualitas (Quality Education) Penyediaan platform pelatihan berbasis bukti (evidence-based) yang mempertemukan para pakar keperawatan ternama sebagai narasumber menjamin peningkatan kompetensi berkelanjutan bagi para tenaga kesehatan demi memberikan pelayanan yang bermutu tinggi kepada masyarakat.
- SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnerships for the Goals) Kolaborasi strategis antara Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran dengan Universitas Dehasen Bengkulu mencerminkan pentingnya sinergi antar-institusi pendidikan dalam memeratakan kualitas pengetahuan dan keterampilan klinis keperawatan di berbagai wilayah Indonesia.
Dengan penerapan asuhan keperawatan yang berpusat pada keluarga (Family-Centered Care), diharapkan para peserta pelatihan ini mampu menjadi agen perubahan, menciptakan lingkungan perawatan yang suportif, aman, dan berkualitas demi masa depan ibu dan anak Indonesia yang lebih sehat.









Leave a Reply