Shizuoka, Jepang, Desember 2024 – Delegasi Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran yang terdiri dari dua orang mahasiswa program sarjana yaitu Helen Frieda Katherine dan Farah Najwa serta dua dosen peneliti bidang keperawatan serta kebencanaan yaitu Ristina Mirwanti, S.Kep., Ners., M.Kep dan Sri Hendrawati, S.Kep., Ners., M.Kep, berpartisipasi dalam Sakura Science Program 2024 yang berlangsung di Shizuoka, Jepang. Program ini mengusung tema “Study of Disaster Prevention and Nursing” dan bertujuan mempererat hubungan akademik serta budaya antara Jepang dan negara-negara Asia melalui kolaborasi ilmiah.
Program yang diselenggarakan oleh Japan Science and Technology Agency (JST) ini bertujuan meningkatkan pemahaman tentang kebijakan dan strategi penanggulangan bencana di Jepang, serta mengintegrasikan konsep keperawatan dalam penanggulangan bencana. Program ini berlangsung dari tanggal 15 Desember 2024 sampai dengan 20 Desember 2024. Selain diikuti delegasi dari Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran, program ini juga diikuti oleh delegasi dari Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia. Dalam program ini, para peserta mendapatkan kesempatan untuk mempelajari sistem penanggulangan bencana di Jepang yang terkenal efisien, khususnya di Shizuoka Prefecture, yang merupakan wilayah rawan gempa dan tsunami.
Para peserta mendalami praktik keperawatan pada situasi bencana melalui kunjungan ke Shizuoka Prefecture Disaster Prevention Center, Shimizu Port and Disaster Prevention Measures, dan University of Shizuoka. Kegiatan terdiri dari lecture terkait dengan kebijakan pencegahan bencana di Shizuoka Prefecture, disaster nursing, disaster response, observasi dan simulasi bencana di Shizuoka Prefecture Disaster Prevention Center, kunjungan dan overview terkait Pelabuhan Shimizu dan tindakan pencegahan bencana di pelabuhan, dan simulasi triase dalam kondisi emergensi.
“Kegiatan ini memberikan wawasan yang mendalam tentang pengelolaan bencana di Shizuoka Prefecture dan nursing disaster di University of Shizuoka. Banyak hal berharga yang kami pelajari melalui kegiatan ini, mulai dari pengelolaan bencana yang baik, kebijakan yang efektif, pembelajaran bencana untuk mahasiswa keperawatan, hingga fasilitas laboratorium keperawatan yang menginspirasi. Selain itu, kami juga belajar tentang budaya masyarakat Jepang, kebaikan hati mereka, dan bagaimana mereka selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk kami. Kami berharap kegiatan ini dapat berlanjut dengan program kerjasama kedepannya, baik dalam bidang pendidikan maupun penelitian” ujar Ristina Mirwanti, S.Kep., Ners., M.Kep, salah satu perwakilan dosen dan juga peneliti dari delegasi Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran.
Di samping kegiatan akademik, para delegasi juga melakukan campus tour di University of Shizuoka di Oshika Campus dan Kusanagi Campus. Selain itu para delegasi juga berkesempatan untuk menjelajahi budaya Jepang melalui kunjungan ke tempat bersejarah di Shizuoka, yaitu Sumpu Castle Park. Para delegasi juga merasakan budaya lokal Shizuoka, seperti upacara minum teh tradisional yang dipadukan dengan untuk mengelola stres pascabencana.
Melalui Sakura Science Program, para peserta diharapkan dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh untuk meningkatkan kapasitas penanggulangan bencana di negara masing-masing, sekaligus memperkuat hubungan internasional dalam bidang pendidikan dan penelitian.
Pada program ini, para delegasi berkesempatan bertemu dan berdiskusi dengan President of University of Shizuoka, serta pimpinan Universitas. Kerja sama dengan Universitas Padjadjaran yang telah terjalin sejak tahun 2019 akan tetapi terhenti karena Pandemi COVID-19, diharapkan dapat berlanjut dan dapat terlaksana program-program di tahun selanjutnya, baik bidang pendidikan, student exchange, maupun kolaborasi penelitian.
Pada hari terakhir, para delegasi berkesempatan mengunjungi Sports, Culture, and Tourism Department, Shizuoka Prefecture dan mendapatkan sambutan hangat dari Director of Sports, Culture, and Tourism Department, Shizuoka Prefecture, serta para pimpinan dan staf di departemen tersebut. Mereka berharap, apa yang telah didapatkan oleh para delegasi, dapat menjadi bekal untuk meningkatkan upaya pencegahan bencana di Indonesia, khususnya Provinsi Jawa Barat. (RM & SH).
Foto bersama Director of Sports, Culture, and Tourism Department, Shizuoka Prefecture
Speech dari Perwakilan Delegasi Universitas Padjadjaran di hadapan Director of Sports, Culture, and Tourism Department, Shizuoka Prefecture
Foto bersama Director of Sports, Culture, and Tourism Department, Shizuoka Prefecture
Kegiatan di Disaster Prevention Center, Shizuoka Prefecture
Foto bersama President of University of Shizuoka dan pimpinan University of Shizuoka
Leave a Reply