Jatinangor, 1 September 2025, Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran dengan bangga mengumumkan bahwa seluruh mahasiswa Program Pendidikan Profesi Ners (PPN) angkatan 48 berhasil lulus Uji Kompetensi Ners dengan capaian 100%. Keberhasilan ini tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 0865/UK-Kes/T/IX/2025 tanggal 1 September 2025, yang menegaskan bahwa seluruh peserta telah memenuhi standar kompetensi profesional yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Pencapaian ini mencerminkan kualitas pendidikan dan pembinaan profesional yang diberikan oleh Fakultas Keperawatan Unpad, baik melalui perkuliahan, praktik klinis, maupun bimbingan intensif oleh dosen pembimbing dan tenaga ahli. Keberhasilan mahasiswa PPN 48 tidak hanya menjadi kebanggaan bagi fakultas, tetapi juga bukti nyata komitmen Unpad dalam mencetak perawat profesional yang kompeten, etis, dan siap berkontribusi pada pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat nasional maupun internasional.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Keperawatan, Prof. Kusman Ibrahim, S.Kp., MNS., Ph.D., menyatakan:
“Keberhasilan ini adalah hasil kerja keras mahasiswa, dukungan penuh dari dosen pembimbing, serta kerja sama seluruh pihak fakultas. Kami percaya lulusan kami siap menghadapi tantangan profesi keperawatan dengan kompetensi, integritas, dan dedikasi tinggi.”
Fakultas Keperawatan memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian ini dan menegaskan bahwa mutu lulusan adalah cerminan kualitas pendidikan universitas secara keseluruhan. Keberhasilan mahasiswa PPN 48 juga menjadi motivasi bagi fakultas untuk terus mengembangkan inovasi pembelajaran, praktik klinis berbasis kompetensi, dan program pengembangan profesional berkelanjutan bagi mahasiswa dan lulusan.
Fakultas Keperawatan Unpad berkomitmen untuk terus meningkatkan standar pendidikan, memastikan setiap lulusan memiliki kompetensi klinis, kepemimpinan, dan keterampilan komunikasi yang mumpuni, sehingga siap berperan dalam pembangunan kesehatan masyarakat, khususnya dalam menghadapi dinamika sistem pelayanan kesehatan di Indonesia.
Leave a Reply