Jatinangor, 1 September 2025 — Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran terus memperkuat kontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 16: Perdamaian, Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh melalui penyelenggaraan berbagai mata kuliah yang relevan. Hal ini menjadi bukti bahwa integrasi isu-isu global tidak hanya diwujudkan dalam penelitian dan pengabdian, tetapi juga dalam kurikulum pendidikan keperawatan.
Pada Program Profesi Ners (PPN), mata kuliah Keperawatan Komunitas, Keluarga, dan Gerontik (KKG) hari sebagai bentuk nyata penguatan institusi dan layanan kesehatan masyarakat. Berdasarkan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), mata kuliah ini mengajarkan mahasiswa untuk memberikan asuhan keperawatan yang komprehensif berbasis komunitas, keluarga, dan lansia, sekaligus menekankan pada keterlibatan masyarakat dalam pengambilan keputusan kesehatan. Hal ini sejalan dengan SDGs 16 yang mendorong partisipasi inklusif dan penguatan kapasitas masyarakat dalam membangun institusi yang adil.
Sementara itu, pada jenjang Magister Keperawatan, mata kuliah Seminar Ilmiah Keperawatan menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kebebasan mimbar akademik. Melalui kegiatan diskusi ilmiah dan presentasi hasil riset, mahasiswa diberi kesempatan untuk menyampaikan temuan tanpa intervensi, sebuah praktik yang sejalan dengan prinsip transparansi, kebebasan akademik, dan akses terhadap informasi dalam SDGs 16.
Dengan adanya mata kuliah yang relevan di setiap jenjang pendidikan, Fakultas Keperawatan Unpad menunjukkan komitmennya untuk mendidik calon perawat profesional yang tidak hanya unggul dalam pelayanan kesehatan, tetapi juga memiliki kesadaran global. Pembelajaran ini menjadi bagian penting dalam memperkuat institusi pendidikan tinggi sebagai aktor kunci dalam mendukung tercapainya SDGs 16.
Leave a Reply