Jatinangor, 1 September 2025 — Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran memiliki beragam penelitian yang terus dikembangkan oleh para dosen sebagai bentuk kontribusi dalam menjawab tantangan kesehatan dan sosial. Dari sekian banyak penelitian tersebut, terdapat sejumlah riset yang dipandang relevan dengan SDGs 16: Perdamaian, Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh karena berfokus pada pencegahan, perlindungan kelompok rentan, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui pendekatan inovatif.
Salah satu penelitian, yaitu “Pengembangan Aplikasi Edukasi Seksual Berbasis Mobile untuk Mencegah Perilaku Berisiko pada Remaja” oleh Dr. Yanti Hermayanti, S.Kp., M.Nm. bersama tim, mendapatkan dukungan dana sebesar Rp41.000.000. Penelitian ini penting dalam melindungi hak-hak remaja melalui literasi kesehatan reproduksi, sejalan dengan tujuan SDGs 16 untuk melindungi kelompok rentan dan membangun masyarakat yang berdaya.
Selain itu, Prof. Dr. Siti Yuyun Rahayu Fitri, S.Kp., M.Si. memimpin riset “Digital Nursing Care for Tuberculosis: Integrated Prevention and Management from Community to Hospital” dengan dana Rp70.000.000. Penelitian ini berkontribusi pada sistem kesehatan yang lebih transparan, inklusif, dan terintegrasi dari komunitas hingga rumah sakit. Sementara itu, riset “Smart Co-Care: Konektivitas Pengelolaan Penyakit Kronis melalui Pemantauan Jarak Jauh Berbasis Kecerdasan Buatan dan Internet” oleh Prof. Kusman Ibrahim, S.Kp., MNS., Ph.D. dengan dukungan dana Rp70.000.000, menghadirkan inovasi digital untuk meningkatkan kualitas hidup pasien secara holistik dan berkelanjutan.
Ketiga penelitian ini tidak hanya berkontribusi pada aspek kesehatan, tetapi juga mencerminkan upaya dalam melindungi kelompok rentan, mendukung transparansi melalui pemanfaatan teknologi, serta memperkuat sistem layanan kesehatan yang berkeadilan. Hal ini menunjukkan bahwa Fakultas Keperawatan Unpad berkomitmen untuk mengintegrasikan nilai-nilai SDGs ke dalam riset yang dilakukan.
Pendanaan riset ini menunjukkan kontribusi Fakultas Keperawatan Unpad pada kebebasan akademik, inovasi digital, dan kolaborasi lintas sektor. Hal ini menegaskan peran strategis Fakultas Keperawatan Unpad dalam mendorong sistem kesehatan yang inklusif sekaligus memberi dampak sosial nyata sesuai tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya SDGs 16.
Leave a Reply