


MARGALUYU, 26/7/2026 – Dalam upaya memicu kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan dan kemandirian pengelolaan limbah rumah tangga, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Padjadjaran (Unpad) dibawah bimbingan Dr. Hj Sukmawati, S.Sos., S.Kep., Ners., M.Kes dari FKep Unpad, menyelenggarakan program “Sosialisasi & Workshop Maggot BSF” pada Minggu (26/7/2026). Kegiatan unggulan yang berlangsung pukul 16.00 hingga 17.00 WIB ini bertempat di kediaman Ketua RT 04, Dusun Cikawung, Desa Margaluyu, dan diikuti oleh sekitar 20 orang warga setempat.
Inisiatif ini dirancang secara khusus untuk mengedukasi warga mengenai penanganan sampah organik berbasis teknologi ramah lingkungan dan bernilai ekonomi tinggi. Dalam sesi sosialisasi, mahasiswa KKN Unpad bertindak langsung sebagai narasumber untuk memaparkan peran vital lalat tentara hitam atau Black Soldier Fly (BSF) dalam mereduksi sampah organik rumah tangga secara cepat dan efisien. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan workshop praktis pembuatan biopond sebagai sarana media budidaya maggot BSF yang ramah biaya dan dapat diterapkan secara mandiri di pekarangan rumah warga.
Tingginya antusiasme warga RT 04 terlihat dari dinamika diskusi pada sesi tanya jawab interaktif. Para peserta aktif berkonsultasi mengenai teknis pemeliharaan larva BSF, strategi pemberian pakan limbah dapur, hingga analisis potensi ekonomis dari hasil panen maggot sebagai pakan alternatif ternak maupun pupuk organik kasgot (bekas maggot). Program ini menjadi momentum awal dalam mengubah kebiasaan masyarakat setempat yang sebelumnya masih sering membakar atau membuang sampah sembarangan menuju pola pengelolaan limbah yang lebih aman, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Pelaksanaan kegiatan edukasi dan pelatihan budidaya maggot BSF ini memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs). Program ini mendukung penuh pencapaian SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) dengan membangun sistem pengelolaan sampah organik rumah tangga yang mandiri berbasis partisipasi aktif komunitas warga. Selain itu, inisiatif ini selaras dengan SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui penerapan prinsip ekonomi sirkular, di mana sampah organik diolah menggunakan larva BSF menjadi pakan bernilai guna. Lebih dari itu, aksi nyata ini turut mengakselerasi pencapaian SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) dengan menekan praktik pembakaran sampah secara terbuka yang berpotensi menghasilkan emisi gas rumah kaca dan merusak kualitas udara lingkungan sekitar.
Melalui keberlanjutan program ini, mahasiswa KKN Unpad berharap warga RT 04 Dusun Cikawung Desa Margaluyu dapat menerapkan budidaya maggot BSF secara berkesinambungan, sehingga mampu menciptakan lingkungan pekarangan yang bersih, sehat, sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi bagi keluarga.




Leave a Reply