SDGs 7: Energi Terjangkau dan Bersih
Tujuan pembangunan berkelanjutan ke-7 (SDG 7) adalah energi yang merupakan kebutuhan mendasar yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, strategi penyediaan serta distribusinya menjadi hal yang penting.
Upaya Kami...
1. Renovasi dan pembangunan hemat energi
Fakultas keperawatan melaksanakan program ini dengan mengimplementasikan kebijakan untuk memastikan semua renovasi atau pembangunan baru mengikuti standar efisiensi energi adalah sebagai berikut :
- Penggunaan lampu sensor otomatis yang membuat hemat penggunaan listrik, Penggantian lampu dengan LED watt kecil dan lumen sesuai kebutuhan penerangan
- Memaksimalkan ventilasi udara dengan baik untuk mengurangi penggunaan AC
- Memaksimalkan fungsi jendela untuk masuknya cahaya sehingga mengurangi penggunaan lampu di siang hari
- Pembatasan volume tekanan air kran sesuai dengan kebutuhan“Klik di sini”.
2. Meningkatkan bangunan ke efisiensi energi yang lebih tinggi
Fakultas keperawatan terus meningkatkan bangunan ke efisiensi energi yang lebih tinggi seperti:
- Mengurangi penggunaan lampu di siang hari dengan memanfaatkan cahaya dari jendela di beberapa titik ruangan
- Target tahunan alokasi bangunan tidak menggunakan AC tetapi memperbanyak sirkulasi udara “Klik di sini”.
3. Proses pengurangan karbon dan pengurangan emisi
Dalam melaksanakan program ini Fakultas keperawatan mendukung proses pengelolaan karbon dan pengurangan emisi karbon dioksida seperti:
- Mengurangi penggunaan kendaraan pribadi untuk kegiatan di lingkungan kampus dan luar kampus, dengan ikut menggunakan angkutan kampus, penggunaan sepeda listrik beam, jemputan bus pegawai unpad“Klik di sini”.
4. Rencana untuk mengurangi konsumsi energi
Pada program ini Fakultas keperawatan memberikan dukungan terkait rencana efisiensi energi untuk mengurangi konsumsi energi secara keseluruhan dengan mengurangi penggunaan lampu dengan mengganti menjadi pengoptimalan ventilasi jendela serta mengurangi penggunaan AC, dan sejenisnya “Klik di sini”.
5. Identifikasi pemborosan energi
Fakultas keperawatan telah melakukan upaya untuk mengidentifikasi pemborosan energi seperti meninjau tingginya pemakaian listrik dan lampu sehingga dapat dilakukan penghematan daya. “Klik di sini”.
6. Total energi yang digunakan
Melalui riset kami mendapatkan data untuk total energi yang digunakan adalah 21.543 Gigajoule (GJ) di kampus universitas padjadjaran. Total energi tersebut memasukan penggunaan energi di fakultas keperawatan. “Klik di sini”.
7. Luas lantai universitas
Mengenai luas lantai universitas, data yang kami peroleh dari riset universitas padjadjaran adalah 348.688 m2. Fakultas keperawatan termasuk kedalam total luas yang sudah di riset sebelumnya.“Klik di sini”.
8. Bantuan untuk inovasi rendah karbon
Fakultas keperawatan mendukung penggunaan kendaraan bertenaga listrik seperti beam di lingkungan kampus untuk menjadi tindakan pengurangan karbon.
9. Jumlah inisiatif transportasi untuk mengurangi kendaraan pribadi di kampus
Universitas Padjadjaran menyediakan angkutan gratis untuk mahasiswa, dosen, staf, dan tamu untuk memudahkan menuju tujuannya yaitu fakultas atau rektorat dengan jalur IPA dan IPS. Sejumlah 28 unit dioperasikan mulai dari pukul 07.00-16.00 WIB sementara adapun unit yang beroperasi pada pukul 16.00-18.00 sejumlah 6 unit.“Klik di sini”;
10. Program transportasi dirancang untuk membatasi atau mengurangi area parkir di kampus selama 3 tahun terakhir
Fakultas keperawatan memiliki program/rencana untuk mengurangi area parkir seperti, lahan kosong dijadikan taman/gazebo dan sejenisnya agar mengurangi penggunaan transportasi.“Klik di sini”;
11. Kebijakan divestasi
Fakultas keperawatan mengimplementasikan kebijakan divestasi investasi kepada industri energi intensif karbon terutama batubara dan minyak bumi.
12. Penjangkauan masyarakat lokal untuk efisiensi energi
Fakultas keperawatan menyediakan program bagi masyarakat lokal untuk belajar tentang pentingnya efisiensi energi dengan edukasi mengenai penghematan daya dan mengurangi penggunaan kendaraan yang tinggi emisi karbon melalui penyuluhan ke komunitas.
13. Janji 100% energi terbarukan
Penggunaan alat produksi ramah lingkungan telah dilakukan dengan mengadakan penerapan panel surya untuk distribusi listrik di beberapa titik oleh universitas. Namun, di fakultas keperawatan sendiri alat produksi untuk memperoleh energi terbarukan masih diupayakan selagi masih dipasok oleh Universitas “Klik di sini”
14. Layanan efisiensi energi untuk industri
Fakultas keperawatan telah memberikan pelayanan langsung kepada industri lokal yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi energi dengan menggunakan solar panel, dan lokakarya untuk menggunakan energi sumber daya air, dan lainnya.
15. Pengembangan kebijakan untuk teknologi energi ramah lingkungan
Fakultas keperawatan telah mengimplementasikan penggunaan lampu LED, pembatasan tekanan kran air sesuai kebutuhan, lampu menggunakan sensor, LCD TV, AC Inverted dan Tap Water.“Klik di sini”
16. Layanan antar-jemput
Universitas padjadjaran juga menyediakan layanan antar-jemput seperti bus karyawan unpad, shuttle bus di sekitaran kampus dimana kepegawaian dan staf di fakultas keperawatan juga sebagian besar menggunakan jasa tersebut“Klik di sini”
17.Fakultas menggunakan peralatan yang bertujuan untuk energi yang lebih efisien
Fakultas keperawatan saat ini belum menggunakan peralatan yang mendukung pemanfaatan energi yang lebih efisien namun sedang diupayakan untuk pembangunan berkelanjutan tersebut.
18. Total penggunaan listrik dibagi total populasi kampus
Penggunaan listrik di seluruh kampus termasuk ke dalam kondisi yang sangat memadai dengan meninjau total populasi yang ada, fakultas keperawatan masih memiliki beberapa cadangan dari jalur listrik utama yang berguna dalam situasi tertentu dan dalam keadaan yang siap pakai.
19. Rasio produksi energi terbarukan dibagi total penggunaan energi per tahun
Fakultas keperawatan secara masif melakukan penghematan daya sehingga energi yang digunakan tidak dalam keadaan yang berlebihan dan lonjakan yang tinggi.