SDGs 5: Kesetaraan Gender
Penerapan isu kesehatan gender di fakultas keperawatan merupakan salah satu bentuk penyuaraan keadilan bagi posisi gender yang terlibat dalam isu diskriminasi, kekerasan dan bentuk ketidakadilan lainnya. Fakultas keperawatan mengharmonisasi isu ini sebagai salah satu bentuk dukungan hak asasi manusia, khususnya pada kaum wanita yang masih sering memiliki presentasi pincang di lingkungan masyarakat. Keterbukaan pikiran dan kesadaran akan kesetaraan gender, membuat fakultas keperawatan akhirnya melakukan beberapa tindakan dukungan yang di dalamnya.
Upaya Kami...
1. Mendata rasio gender perempuan dan laki-laki di kampus
Pada hakikatnya penerapan hal ini dilakukan untuk menyeimbangkan dan memberikan kesempatan penuh pada perempuan dalam memperoleh pendidikan selayak-layaknya. Adapun data perolehan rasio gender perempuan dan laki-laki di fakultas keperawatan adalah 178:78 pada tahun 2023, memberikan representasi bahwa bidang pendidikan di fakultas keperawatan membuka kesempatan lebar pada siapapun yang ingin memperoleh ilmu sebanyak-banyak tanpa adanya diskriminasi.
2. Mendata rasio gender perempuan dan laki-laki sebagai pegawai di kampus
Dalam bidang pekerjaan pun fakultas keperawatan menerapkan prinsip adil dan terbuka pada siapapun yang ingin dan mampu memberikan integritasnya untuk mengabdi tanpa diskriminasi. Data pada tahun 2023 menyebutkan bahwa perbandingan dari tenaga kependidikan antara perempuan dan laki-laki adalah 29:26, sementara dosen memiliki perbandingan 63:23 untuk jumlah antara perempuan dan laki-laki, ini mencerminkan adanya peluang kepada siapapun yang ingin bekerja dan memiliki kompetensi tanpa adanya pembeda dan nilai lebih yang dilihat dari gender.
3. Data rasio perempuan dalam kepemimpinan
Pemimpin yang identik dengan karakter yang tegas dan berwibawa seringkali direpresentasikan sebagai lelaki yang gagah. Namun, di fakultas keperawatan perempuan juga memiliki kesempatan untuk menjadi seorang pemimpin yang dapat membuat kebijakan dan mengatur keharmonisan struktur organisasi. Adapun jumlah yang diperoleh dari data 2023 bahwa rasio perempuan dan laki-laki dalam kepemimpinan di fakultas keperawatan ialah 11:4.
4. Jumlah mahasiswa FTE (Full Time Equivalent) yang mulai mengambil gelar di universitas yang berjenis kelamin perempuan
Berdasarkan data yang diambil pada mahasiswa yang berkuliah di periode tahun 2023 terdapat jumlah mahasiswa perempuan yang mengikuti perkuliahan dan mengambil gelar sarjana di fakultas keperawatan. Hal ini guna memberikan cerminan terhadap perolehan pendidikan pada perempuan masih sangat luas dan terbuka serta menjadi dukungan bagi para perempuan yang ingin berkuliah di universitas manapun tanpa rasa sungkan dan takut. Data yang diperoleh pada mahasiswa keperawatan angkatan 2023 yang berkelamin wanita berjumlah 93 orang dari 106 mahasiswa “Klik di sini”.
5. Jumlah perempuan generasi pertama yang memulai gelar sarjana
Data yang diperoleh untuk generasi pertama perempuan dalam memperoleh gelar sarjana ada 52 orang dari pendataan yang dilakukan pada tahun 2023. Hal ini merupakan bentuk dukungan bagi mahasiswa perempuan untuk mendapatkan akses yang mudah dalam memperoleh pekerjaan yang layak sebagai generasi pertama di keluarganya “Klik di sini”.
6. Melacak langkah-langkah akses
Fakultas dapat melakukan pelacakan akses kelulusan mahasiswa melalui paus unpad untuk mengetahui data mahasiswa dan adanya arsip yang dilakukan di bidang kealumnian memudahkan alumni dan mahasiswa untuk mendapatkan akses administrasi akademik.
7. Kebijakan untuk penerimaan dan pendaftaran perempuan
Pengumuman dan tindak lanjut penerimaan selalu diberikan dalam bentuk tertulis atau digital yang akan diperoleh di laman website resmi fakultas keperawatan maupun sosial media resmi dan bersifat terbuka, adil dan merata pada seluruh calon mahasiswa perempuan “Klik di sini”.
8. Jumlah staf akademik senior
Adapun kesetaraan yang dilakukan tanpa membeda-bedakan usia dalam bekerja. Fakultas keperawatan memiliki staf akademik senior berjumlah 24 orang.
9. Jumlah staf akademik senior perempuan
Adapun jumlah staf akademik senior perempuan yang dipekerjakan di fakultas keperawatan ialah 8 orang. Hal ini bertujuan untuk memperoleh kesetaraan antara laki-laki dan perempuan dalam bekerja tidak terbatas bidang usia.
10. Jumlah lulusan berdasarkan bidang keperawatan
Dalam mengumpulkan data jumlah lulusan keperawatan, fakultas keperawatan memiliki divisi kealumnian yang dipegang langsung oleh Manajer Pembelajaran Akademik dan Alumni untuk memudahkan dalam melacak dan memperoleh data terkait lulusan bidang keperawatan.
11. Jumlah lulusan perempuan berdasarkan bidang keperawatan
Jumlah lulusan keperawatan pada tahun 2023 tercatat pada jumlah 96 mahasiswa lulusan sarjana, 177 mahasiswa lulusan ners, dan 17 mahasiswa lulusan magister, hal ini membuktikan bahwa masih banyaknya lulusan perempuan yang berkompetensi dan berhak mendapatkan pekerjaan terbaik.
12. Lacak tingkat lulusan perempuan
Proses pelacakan tingkat lulusan adalah untuk mempermudah pengumpulan data keberhasilan mahasiswa dilakukan pada arsipan data kealumnian yang dipegang oleh fakultas keperawatan.
13. Skema akses perempuan
Pendampingan pemerolehan beasiswa dan akses sudah dilakukan di fakultas keperawatan guna memberikan keadilan dan kesetaraan perolehan kesempatan dalam akademik.
14. Penerapan perempuan dalam aktivitas yang kurang terwakili
Fakultas keperawatan memiliki banyak kerjasama antara perempuan dengan kelompok komunitas di masyarakat, seperti dalam kegiatan relawan, kampanye, penyuluhan, dll.
15. Kebijakan non-diskriminasi terhadap perempuan
Tanpa membeda-bedakan gender fakultas keperawatan menyediakan peluang yang besar bagi perempuan dalam struktur organisasi, aktivitas, dan peraturan seperti struktur kepemimpinan yang didalamnya terdapat keterlibatan perempuan.
16. Kebijakan ibu dan ayah
Fakultas keperawatan menyediakan cuti kehamilan dan melahirkan bagi pegawai dan staf dosen. Terdapat pula ruang ramah perempuan yakni ruang laktasi. Hal ini dilakukan guna memberikan keadilan dan tindakan kemanusiaan.
17. Fasilitas penitipan anak untuk mahasiswa
Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran menyediakan fasilitas penitipan anak untuk mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di kampus, untuk mendukung perempuan yang mengambil peran ganda sebagai mahasiswa dan orang tua “Klik di sini”
18. Fasilitas penitipan anak untuk staf dan dosen
Selain itu, fasilitas ini juga diberikan kepada dosen dan staf sebagai dukungan bagi perempuan dalam menjalankan tanggung jawab profesional dan pribadi “Klik di sini”
19. Skema pendampingan perempuan
Pendampingan dalam bentuk pemerolehan beasiswa, informasi kinerja dan lain sebagai sudah dilakukan oleh fakultas keperawatan dalam bentuk advokasi dari pihak prodi dan kemahasiswaan agar setiap mahasiswa perempuan memiliki kesempatan.
20. Kebijakan yang melindungi mereka yang melaporkan diskriminasi
Implementasi kebijakan ini memberikan perlindungan juga terhadap individu yang ingin melaporkan kasus diskriminasi, termasuk jaminan privasi, ruang aman, dan dukungan konseling, untuk menciptakan lingkungan yang bebas dari ketakutan dan diskriminasi. Tersedia dalam bentuk pengisian formulir yang di advokasikan oleh mahasiswa anggota BEM yang selanjutnya akan dikonsultasikan kepada pihak yang lebih profesional di fakultas keperawatan.
21. Fasilitas pelayanan bersalin
Fakultas keperawatan menyediakan keringanan kepada ibu hamil untuk selalu mengontrol kesehatan janin dan ibu ke fasilitas kesehatan yang dipercaya secara mandiri.
Innovasi
Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran memiliki segudang prestasi dan juga inovasi. Inovasi tersebut diusungkan oleh beberapa dosen yang mengajar di F.Kep Unpad. Tidak hanya itu, beberapa inovasi ini pun memiliki tujuan yang sangat bermanfaat bagi khalayak banyak. Salah satu inovasi tersebut dimiliki oleh Bu Restuning Widiasih SKp.MKep. Sp.Mat. PhD atau yang kerap disapa Bu Restu, membuat inovasi dengan judul “ KESTURI Aplikasi Konsultasi Maternity dan Kesehatan Reproduksi” . Tidak hanya Bu Restu, beberapa dosen lain juga memiliki inovasi, berikut data beberapa dosen Fakultas Keperawatan yang memiliki data inovasi.