
Sukamulya, 23 Januari 2025 – Mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) yang tergabung dalam program Kuliah Kerja Nyata – Pengabdian kepada Masyarakat (KKN-PPM) bekerja sama dengan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Fakultas Keperawatan (FKEP) Unpad menggelar seminar sosialisasi monitoring pertumbuhan anak di Desa Sukamulya, Kabupaten Bandung. Kegiatan yang berlangsung di Pos Kesehatan Desa Rancabeureum ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader posyandu dalam memantau pertumbuhan anak secara lebih sistematis menggunakan teknologi digital sederhana. Program ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 3 mengenai kesehatan yang baik dan kesejahteraan, serta SDGs 9 terkait inovasi dan infrastruktur dalam pelayanan kesehatan.
Ketua tim pelaksana, Julia Mukharomah, mengungkapkan bahwa seminar ini menjadi bagian dari upaya pencegahan stunting yang masih menjadi permasalahan di Kabupaten Bandung, termasuk di Desa Sukamulya. Dalam kegiatan ini, mahasiswa dan dosen FKEP Unpad memberikan edukasi serta pelatihan kepada kader posyandu mengenai penggunaan platform digital sederhana untuk pencatatan dan pemantauan pertumbuhan anak. Dengan adanya inovasi ini, kader posyandu diharapkan lebih cepat mendeteksi risiko stunting serta dapat melakukan tindakan preventif dengan lebih efektif. Selain penyampaian materi, seminar ini juga dilengkapi dengan sesi diskusi interaktif serta evaluasi pemahaman peserta melalui pre-test dan post-test.
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, tim KKN-PPM dan PKM FKEP Unpad mengusulkan penggunaan WhatsApp Community sebagai wadah komunikasi bagi kader posyandu dan masyarakat dalam berbagi informasi seputar pemantauan pertumbuhan anak. Langkah ini selaras dengan upaya peningkatan infrastruktur digital dalam pelayanan kesehatan di tingkat desa sesuai dengan target SDGs 9. Dosen pembimbing lapangan, Iqbal Pramukti, S.Kep., Ners., M.Sc., Ph.D., mengapresiasi kolaborasi antara KKN-PPM dan PKM FKEP Unpad yang dinilai sebagai langkah konkret perguruan tinggi dalam memberdayakan masyarakat. Diharapkan, program ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemantauan pertumbuhan anak sehingga angka stunting dapat ditekan dan generasi yang lebih sehat dapat terwujud.
Leave a Reply