




BANDUNG, JUNI 2026 — Dalam upaya memperkuat kolaborasi global dan mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi, Program Studi Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran (FKep Unpad) sukses menyelenggarakan Program Immersion bagi mahasiswa internasional. Berlangsung dari 11 Mei hingga 12 Juni, program student exchange ini diikuti oleh mahasiswa dari Stavanger University, Norwegia, bekerja sama dengan mahasiswa Profesi Ners FKep Unpad.
Program ini dirancang secara komprehensif mencakup pembelajaran klinik, observasi lapangan, kolaborasi interprofesional, hingga pengenalan budaya Indonesia. Selama satu bulan penuh, para peserta menjalani orientasi akademik di kampus FKep Unpad serta melakukan praktik klinik mendalam di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Welas Asih. Fokus pembelajaran klinik diarahkan pada stase keperawatan gawat darurat dan kritis (emergency and critical care nursing) serta keperawatan medikal bedah (medical surgical nursing).
“Melalui program ini, mahasiswa asing tidak hanya mempelajari sistem pelayanan kesehatan dan pendidikan keperawatan di Indonesia, tetapi juga mengasah kompetensi komunikasi lintas budaya yang sangat krusial dalam dunia kesehatan multikultural saat ini,” ujar Ketua Program Studi Profesi Ners FKep Unpad, Dr. Etika Emaliyawati, S.Kep., Ners., M.Kep.
Selain aktivitas klinis, para mahasiswa Norwegia juga mengikuti Cultural Immersion untuk mengenal budaya Sunda, kuliner, permainan tradisional, serta mengunjungi berbagai destinasi sejarah. Kehadiran mahasiswa asing ini turut membawa dampak positif bagi mahasiswa Profesi Ners Unpad yang bertindak sebagai pendamping (buddy), di mana mereka berkesempatan meningkatkan kemampuan bahasa Inggris, membangun jejaring internasional, serta mengeksplorasi peluang karier global di luar negeri.
Kontribusi Terhadap Pencapaian SDGs
Penyelenggaraan Program Immersion ini menjadi bukti nyata komitmen Universitas Padjadjaran dalam berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain:
- SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-being) Melalui pertukaran ilmu keperawatan profesional, pengenalan sistem keselamatan pasien (patient safety), serta praktik klinis di area kritis dan medikal bedah, program ini secara langsung berkontribusi pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan perawatan pasien yang lebih baik di masa depan.
- SDG 4: Pendidikan Berkualitas (Quality Education) Program ini mencerminkan komitmen FKep Unpad—yang telah terakreditasi internasional oleh ACEN—dalam menyediakan mutu pendidikan berstandar global melalui variasi pengalaman belajar klinis lintas negara yang komprehensif bagi mahasiswa domestik maupun internasional.
- SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan (Reduced Inequalities) Melalui Cultural Immersion, program ini meningkatkan kompetensi budaya (cultural competence) calon tenaga kesehatan. Hal ini mempersiapkan mereka untuk memberikan pelayanan kesehatan yang inklusif, adil, dan peka budaya bagi masyarakat multikultural tanpa memandang latar belakang.
- SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan (Sustainable Cities and Communities) Aktivitas pengenalan dan kunjungan ke destinasi sejarah serta pelestarian budaya Sunda, kuliner, dan kesenian daerah merupakan langkah nyata dalam mendukung perlindungan dan pelestarian warisan budaya lokal di Indonesia.
- SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnerships for the Goals) Keberhasilan kemitraan institusional antara Fakultas Keperawatan Unpad dengan Stavanger University Norwegia serta RSUD Welas Asih menjadi fondasi kuat dalam membangun jejaring internasional yang berkelanjutan di bidang pendidikan, riset, dan pelayanan kesehatan global.
Dengan suksesnya program ini, FKep Unpad berharap dapat terus memperluas jejaring mitra internasional serta mengembangkan variasi pengalaman belajar guna mencetak lulusan perawat berkompetensi global yang tetap menjunjung tinggi nilai-nilai lokal.



Tinggalkan Balasan