Jatinangor, 2 Agustus 2025 — Risiko kecelakaan rumah tangga seperti luka bakar, tersengat listrik, terjatuh, dan keracunan masih menjadi salah satu penyebab umum cedera di lingkungan rumah tangga. Sayangnya, kesadaran masyarakat, khususnya perempuan sebagai pengelola rumah tangga, masih terbatas dalam upaya pencegahan dan penanganan awal insiden tersebut.
Menanggapi permasalahan tersebut, Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Padjadjaran Nursing Corps Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran menginisiasi kegiatan Sekolah Perempuan Permata Siaga sebagai bagian dari kegiatan pengabdian masyarakat. Pembukaan kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 2 Agustus 2025, di Masjid Al-Mukaromah RW 13, Dusun Mekarasih, Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor.
Kegiatan bertajuk “PERMATA SIAGA: Perempuan Mandiri dan Tanggap, Siap Antisipasi Kecelakaan Rumah Tangga sebagai Upaya Pemberdayaan Perempuan di Desa Hegarmanah” ini resmi dimulai pada pukul 09.25 WIB. Acara diawali dengan sambutan dari Ketua Pelaksana Permata Siaga, yakni Dwi Putri Oktaviani dan dilanjutkan sambutan Dosen Pendamping yaitu Ibu Ristina Mirwanti, S.Kep., Ners., M.Kep. dan Perwakilan Pemerintah Desa Hegarmanah yaitu Bapak Adi Kuswara.
Sesi utama diisi dengan pematerian bertema “Pengantar Keselamatan Rumah Tangga” yang disampaikan oleh Ibu Ristina Mirwanti, S.Kep., Ners., M.Kep., selaku pemateri sekaligus Pembina Padjadjaran Nursing Corps. Materi bertujuan untuk membekali para peserta sekolah perempuan dengan pengetahuan dasar mengenai potensi bahaya dan kecelakaan rumah tangga seperti terjatuh, keracunan, luka, tersengat listrik, dan kebakaran. Dalam pemaparannya, pemateri menjelaskan penyebab umum dan dampak dari berbagai insiden rumah tangga serta pentingnya tindakan pencegahan. Peserta diajak untuk lebih memahami peran vital perempuan dalam menjaga keselamatan keluarga di lingkungan tempat tinggal.
Sebagai bagian dari pendekatan promotif-preventif dalam kesehatan masyarakat, kegiatan ditutup dengan layanan Medical Check Up berupa pemeriksaan tekanan darah dan kadar gula darah. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memantau kondisi kesehatan peserta secara umum serta mendorong deteksi dini risiko hipertensi dan diabetes sebagai bagian dari upaya menuju masyarakat yang lebih sehat.Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Permata Siaga dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SGD 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) dan SDG 5 (Kesetaraan Gender). Dengan meningkatkan kesadaran perempuan terhadap keselamatan rumah tangga, diharapkan para peserta dapat menjadi individu yang lebih tanggap, sigap, dan berdaya dalam menjalankan perannya sebagai pelindung keluarga dan agen perubahan di masyarakat.




Tinggalkan Balasan