
Jatinangor, 30 September 2024 — Dengan komitmen tinggi untuk meningkatkan kesehatan ibu dan bayi di Indonesia, Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran (Unpad) bersama tujuh institusi mitra mengembangkan Ultralight Project—sebuah inisiatif inovatif yang menggabungkan teknologi digital untuk memperkuat sistem kesehatan nasional. Didukung oleh Hibah Kolaboratif KONEKSI dari pemerintah Indonesia-Australia, proyek ini merupakan upaya kolaboratif antara dunia akademik dan industri yang bertujuan mempercepat penurunan angka kematian maternal dan perinatal.
Proyek ini mengawali langkahnya dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang melibatkan Fakultas Keperawatan Unpad, Institut Teknologi Bandung, Telkom University, RS Hasan Sadikin, University of Newcastle, Poltekes Maluku, Poltekes Ambon, dan PT Xirka Dama Persada. Penandatanganan ini berlangsung dalam rangkaian acara “1st Workshop: Partners, Mapping, and Analysis” yang menjadi tonggak penting dalam membangun dasar kolaborasi lintas sektor. Workshop ini difokuskan pada pemetaan kegiatan mitra serta analisis kebutuhan yang diperlukan untuk menyukseskan tujuan dari Ultralight Project.
Dekan Fakultas Keperawatan Unpad, Prof. Kusman Ibrahim, S.Kp., MNS., Ph.D., menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menghadirkan solusi yang nyata bagi kesehatan ibu dan bayi. “Kolaborasi ini adalah langkah signifikan dalam memastikan bahwa teknologi dapat memberikan solusi nyata untuk kesehatan masyarakat. Dengan dukungan semua mitra, kita optimis dapat membuat perubahan yang berarti,” ujar Prof. Kusman dalam sambutannya.
Dalam proyek yang akan berlangsung selama dua tahun ini, tim riset yang terdiri dari berbagai bidang keahlian saling bahu-membahu untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak. Tim peneliti utama, yakni Restuning Widiasih, SKp., Mkep., Sp,Mat., PhD; Dr. Hasballah Zakaria S.T, M.Sc; Dr. Dody Qori Utama, S.T., M.T.; serta Dini Hidayat, dr., SpOG, bersama tim peneliti pendukung seperti Dr. Florentianus Tat dan Christy N.M Hitijahubessy, S.Kep., Ns., M.Kep., Sp.Kep.Mat., percaya bahwa sinergi ini memiliki potensi besar untuk mengubah wajah pelayanan kesehatan di Indonesia.
Proyek Ultralight tak hanya menitikberatkan pada solusi teknologi, tetapi juga pada pendekatan penguatan sistem kesehatan secara menyeluruh, dengan mengedepankan upaya preventif dan penanganan yang lebih baik bagi ibu dan bayi. PT Xirka Dama Persada sebagai mitra industri pun diharapkan dapat berperan dalam transformasi teknologi yang berorientasi pada kesehatan masyarakat.
Kerja sama ini menjadi bukti nyata bahwa kemajuan teknologi dan penguatan sistem kesehatan perlu dilakukan secara komprehensif dan terintegrasi, dengan melibatkan berbagai pihak yang berkompeten di bidangnya. Melalui sinergi antara universitas, fasilitas kesehatan, dan sektor industri, proyek ini diharapkan dapat memberi dampak signifikan dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan bayi, serta mendukung tercapainya kesehatan yang merata di seluruh Indonesia.
Tinggalkan Balasan