
Jatinangor, 10 November 2024 — Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana, mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran (Unpad) angkatan 2021 mengadakan Simulasi Bencana (SIBEN) dengan fokus penanganan bencana tanah longsor. Simulasi ini berlangsung di Lapangan Merah, Universitas Padjadjaran, dan melibatkan berbagai instansi terkait, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang, Babinsa, dan Polsek Jatinangor.
Kegiatan ini mengajak mahasiswa dan masyarakat untuk mempraktikkan berbagai peran dalam situasi darurat, seperti komandan lapangan, tim pencarian dan penyelamatan (RHA), relawan, logistik, tim evakuasi, dan triase, serta tim penanganan medis. Rangkaian kegiatan mencakup simulasi skenario lengkap dari tahap prabencana hingga pascabencana tanah longsor.
“Simulasi bencana ini penting karena membantu kita semua, terutama mahasiswa, agar selalu siap menghadapi situasi darurat yang tidak terduga. Ini adalah bagian dari tanggung jawab kita sebagai generasi penerus untuk melindungi masyarakat,” kata Drs. Atang Sutarno, M.Si., Ketua BPBD Kabupaten Sumedang.
Prof. Yanny Trisyani, S.Kp., MN., Ph.D., Kepala Sub Departemen Keperawatan Gawat Darurat dan Kritis Fakultas Keperawatan Unpad, menambahkan bahwa simulasi ini merupakan kesempatan untuk menerapkan teori keperawatan bencana yang telah dipelajari mahasiswa pada mata kuliah keperawatan bencana. “Latihan ini mengasah ketangguhan dan respons cepat mahasiswa dalam situasi bencana, serta meningkatkan kepercayaan diri mereka untuk berperan aktif dalam menghadapi bencana nyata di masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan simulasi bencana tanah longsor ini turut dihadiri oleh Tim Dosen Sub Departemen Keperawatan Gawat Darurat dan Kritis, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumedang beserta jajaran, TNI dan Polri, dan Masyarakat sehingga manfaat dari simulasi ini tidak hanya implementasi project based mata kuliah Keperawatan Bencana saja ujar Dr. Etika Emaliyawati, S.Kep., Ners., M.Kep sebagai koordinator Mata Kuliah Keperawatan Bencana tahun 2024.
Simulasi ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam penanggulangan bencana, tetapi juga mendukung agenda Sustainable Development Goals (SDG), khususnya SDG No. 3 (Kesehatan dan Kesejahteraan yang Baik), No. 4 (Pendidikan Berkualitas), dan No. 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Melalui SIBEN 2021, diharapkan masyarakat umum dapat lebih memahami pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kesehatan dan keselamatan komunitas.
Kontak Media:
Humas Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran
Email: [email protected]
Website: www.fkep.unpad.ac.id



Tinggalkan Balasan