
Jatinangor, 28 Juni 2024 – Dalam upaya mewujudkan lingkungan akademik yang aman, inklusif, dan berintegritas, Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran (FKep Unpad) menggelar kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual serta Perlindungan terhadap Kekerasan dan Bullying pada Jumat siang, 28 Juni 2024.
Kegiatan ini diikuti oleh dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa Fakultas Keperawatan Unpad, serta menghadirkan Aat Sriati, S.Kp., M.Si. sebagai narasumber. Sosialisasi ini merupakan bagian dari komitmen fakultas dalam mendukung kebijakan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) di lingkungan Universitas Padjadjaran, sekaligus memperluas pemahaman mengenai berbagai bentuk kekerasan dan perundungan yang dapat terjadi di ruang akademik.
Dalam paparannya, Aat Sriati menjelaskan bahwa kekerasan dan perundungan (bullying) bukan hanya berbentuk fisik, tetapi juga dapat berupa kekerasan verbal, psikologis, sosial, hingga digital. Ia menegaskan bahwa setiap anggota civitas akademika memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk saling melindungi dan menciptakan lingkungan yang sehat dan saling menghormati.
“Kekerasan dan bullying sering kali muncul dari ketidaktahuan atau pembiaran. Karena itu, kita semua harus berani bersikap, berani menegur, dan berani melapor. Budaya diam hanya akan memperkuat pelaku dan melemahkan korban,” ujar Aat Sriati dalam sesi penyampaian materi.
Selain pemaparan materi, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi interaktif mengenai berbagai bentuk tindakan preventif dan mekanisme pelaporan apabila terjadi kekerasan di lingkungan kampus. Peserta diberikan pemahaman tentang pentingnya empati, komunikasi yang sehat, serta dukungan sosial bagi korban agar tidak merasa sendirian menghadapi situasi yang dialami.
Dekan Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai bentuk nyata implementasi nilai-nilai kepedulian dan profesionalisme di lingkungan fakultas. Beliau menekankan bahwa Fakultas Keperawatan Unpad akan terus berupaya menanamkan kesadaran akan pentingnya perilaku etis, empatik, dan bertanggung jawab dalam kehidupan akademik sehari-hari.
“Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa Fakultas Keperawatan menjadi tempat belajar dan bekerja yang aman bagi semua. Pencegahan kekerasan dan bullying harus menjadi budaya bersama, bukan sekadar kebijakan administratif,” ungkap Dekan FKep Unpad.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh civitas akademika Fakultas Keperawatan Unpad dapat semakin memahami pentingnya membangun interaksi yang positif, menghargai perbedaan, serta menciptakan suasana kampus yang kondusif untuk tumbuh dan berkembang secara akademik maupun personal.
Tinggalkan Balasan