SDGs 2

SDGs 2: Tanpa Kelaparan

Fakultas Keperawatan berupaya dalam merealisasikan dan mendukung pelaksanaan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 2 yakni Bebas Kelaparan (Zero Hunger) dengan berbagai upaya untuk mempersiapkan perawat yang kompeten dalam menangani masalah gizi dan kesehatan di masyarakat, sekaligus berkontribusi pada upaya untuk mengakhiri kelaparan dan meningkatkan ketahanan pangan.

Berbagai program yang telah dilakukan...

1. Integrasi dengan Mata Kuliah

Fakultas Keperawatan mengintegrasikan konsep ketahanan pangan dan gizi dalam Mata Kuliah Kebutuhan Dasar Manusia & Keterampilan Dasar Keperawatan dan Mata Kuliah Keperawatan Anak. Dalam MK PKDM disebutkan bahwa capaian pembelajarannya adalah mampu mengidentifikasi konsep dan mendemonstrasikan tindakan pemenuhan kebutuhan nutrisi, yang meliputi pendidikan tentang pentingnya nutrisi seimbang, kebutuhan gizi khusus pada kelompok rentan, dan dampak malnutrisi pada kesehatan.

2. Akademik: Kerawanan pangan dan kelaparan pelajar

Salah satu langkah intervensi dalam mendukung tujuan SDGs 2 dalam mengatasi kerawanan pangan dan kelaparan diantaranya program kegiatan yang dilakukan Fakultas Keperawatan yaitu memiliki kantin sehat dan murah yang mudah diakses oleh mahasiswa, melakukan kegiatan rutin dalam rangka Jumat berkah, berbagi makanan saat berbuka puasa.

3. Riset: Pelacakan limbah makanan kampus

Fakultas Keperawatan berkolaborasi dengan Universitas Padjadjaran menyediakan berbagai program dalam menangani masalah limbah dimana upaya yang dilakukan bersama antara fakultas dan universitas adalah adanya pengolahan limbah terpusat oleh Petugas Pengolahan Limbah Universitas Padjadjaran sesuai konsep 3R yang mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 3 Tahun 2014 tentang sanitasi total berbasis masyarakat; mengurangi, menggunakan kembali, dan mendaur ulang. 

Fakultas secara mandiri juga melakukan upaya dalam melacak limbah makanan dengan kantin Fakultas Keperawatan menampungnya dalam kantong plastik yang dipisahkan antara limbah makanan organic dan an organic. Fakultas keperawatan saat ini berencana memiliki program yang berfokus pada mengakhiri kelaparan, mencapai ketahanan pangan dan gizi yang baik, serta mempromosikan pertanian berkelanjutan.

4. Riset: Intervensi kelaparan mahasiswa dan staf

Selain menyediakan kantin murah dan sehat, Fakultas Keperawatan telah melakukan kegiatan penelitian berkaitan dengan kerawanan pangan dan kelaparan. Beberapa kegiatan penelitian yang telah dilakukan Fakultas Keperawatan terkait dengan kerawanan pangan dan kelaparan antara lain:

  1. Modifikasi Lingkungan Melalui Air Bersih, Sanitasi dan Nutrisi untuk Pencegahan Stunting
  2. Program Edukasi Pencegahan Stunting Pada Ibu Hamil Di Jawa Barat
  3. Desa Sehat Plus Bebas Stunting

5. Riset: Kebijakan mengenai sumber makanan dan persediaan yang etis

Sampai saat ini Fakultas Keperawatan belum memiliki aturan tentang Kebijakan mengenai sumber makanan dan persediaan yang etis, sehingga dalam hal ini management mengikuti kebijakan yang ada di universitas.

6. Community engagement: Pilihan makanan berkelanjutan di kampus

Fakultas Keperawatan memaksimalkan kantin fakultas dalam menyediakan makanan beraneka ragam untuk warga fakultas yang sehat, dan bukan makanan cepat saji serta tidak menggunakan kemasan sekali pakai. Pengelolaan kantin juga terbuka untuk selain warga Universitas Padjadjaran dimana saat ini penyedia barang dan jasa di kantin fakultas adalah warga sekitar Jatinangor, diantaranya merupakan penduduk di Dusun Narongtong Kelurahan Cileles, Dusun Neglasari Kelurahan Hegarmanah, Griya Jatinangor II.

7. Community engagement: Pilihan makanan yang sehat dan terjangkau

Fakultas Keperawatan bukan hanya menyediakan pilihan makanan yang sehat, namun juga harga yang ditawarkan merupakan harga yang terjangkau mulai dari makanan ringan hingga berat sehingga dapat memenuhi kebutuhan warga fakultas.

8. Community engagement: Akses terhadap pengetahuan ketahanan pangan

Fakultas Keperawatan memaksimalkan program yang terintegrasi dengan mata kuliah serta kegiatan kemahasiswaan dalam mendukung peningkatan pengetahuan ketahanan pangan masyarakat yang diaplikasikan dalam program lokakarya, seminar dan KKN/PKM. Mahasiswa juga terlibat di dalam program tersebut dengan menjadi peneliti, narasumber atau penyuluh untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang ketahanan pangan.

9. Community engagement: Acara untuk petani lokal dan produsen makanan

Fakultas Keperawatan melaksanakan kolaborasi dengan masyarakat untuk mewujudkan pengabdian pada masyarakat dalam peningkatan kapasitas petani lokal dan produsen makanan dengan mengadakan pemberdayaan masyarakat pada bidang budidaya lebah di Desa Cintaratu Kabupaten Pangandaran.

10. Community engagement: Akses universitas terhadap petani dan makanan lokal produsen

Fakultas Keperawatan kelas Pangandaran berkolaborasi dengan kader kesehatan Desa Cintaratu melaksanakan pengabdian masyarakat setempat seperti dengan melaksanakan pelatihan pembudidayaan Lebah Apis cerana sebagai produsen madu, pelatihan usaha kecil menengah produsen virgin coconut oil dengan bahan dasar Kelapa Kitri serta memaksimalkan kearifan dan usaha lokal yakni pembuatan kue/sistik di Desa Cintaratu, Jogjogan, Kabupaten Pangandaran.

11. Community engagement: Pembelian pangan berkelanjutan 

Pembelian pangan berkelanjutan merupakan gerakan global yang berupaya untuk menjamin kelangsungan makanan yang menyehatkan namun tetap melestarikan lingkungan, demi menjaga keberlangsungan pangan. Program pembelian pangan berkelanjutan telah dilaksanakan oleh sebagian tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan di lingkungan Fakultas Keperawatan, yaitu dengan membeli produk pertanian yang berasal dari Fakultas pertanian dengan membeli bermacam-macam buah-buahan, yang dapat dipesan melalui online (WhatsApp).

Innovasi

Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran memiliki segudang prestasi dan juga inovasi. Inovasi tersebut diusungkan oleh beberapa dosen yang mengajar di F.Kep Unpad. Tidak hanya itu, beberapa inovasi ini pun memiliki tujuan yang sangat bermanfaat bagi khalayak banyak. Salah satu inovasi tersebut dimiliki oleh Bu Restuning Widiasih SKp.MKep. Sp.Mat. PhD atau yang kerap disapa Bu Restu, membuat inovasi dengan judul “ KESTURI Aplikasi Konsultasi Maternity dan Kesehatan Reproduksi” . Tidak hanya Bu Restu, beberapa dosen lain juga memiliki inovasi, berikut data beberapa dosen Fakultas Keperawatan yang memiliki data inovasi.

id_IDID