
Jatinangor, 29 Agustus 2025 — Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran bersama Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat melaksanakan program Quality Family Village di Desa Pangadegan, Kabupaten Sumedang. Kegiatan ini bertujuan menekan angka stunting melalui edukasi kesehatan, penguatan kader, dan partisipasi aktif masyarakat desa.
Tim dosen FKep Unpad, yakni Prof. Laili Rahayuwati, M.Kes., M.Sc., Dr.PH., Maria Komariah, S.Kp., M.Kes., Ph.D., dan Sri Hendrawati, S.Kep., Ners., M.Kep., bekerja sama dengan tim BKKBN Jabar yang terdiri dari Ekawati Agustiana, Ghita Megalia Agiustien, Sautman Manahan, serta Gina Zulfah Nur. Program ini mengedepankan kegiatan edukasi gizi, diskusi kelompok terarah, serta pendampingan keluarga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.
Menurut Prof. Laili Rahayuwati, kegiatan ini bukan hanya berfokus pada perbaikan status gizi anak, tetapi juga memperkuat kelembagaan desa melalui kolaborasi lintas sektor. “Melalui Quality Family Village, masyarakat menjadi lebih aktif terlibat dalam pengambilan keputusan dan pengelolaan kesehatan di tingkat lokal,” ujarnya.
Inisiatif ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) 16: Perdamaian, Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh. Dengan keterlibatan masyarakat dan dukungan pemerintah desa, program ini menjadi praktik baik dalam membangun institusi lokal yang tangguh.
Melalui kolaborasi Fakultas Keperawatan Unpad dan BKKBN Jawa Barat, Quality Family Village diharapkan dapat menjadi model yang dapat direplikasi di desa-desa lain. Program ini menunjukkan bahwa penguatan kelembagaan dan partisipasi masyarakat menjadi kunci dalam mendukung pembangunan kesehatan yang berkelanjutan.
Tinggalkan Balasan