
Pangandaran, 11 Februari 2025 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Padjadjaran (Unpad) mengadakan pelatihan kegawatdaruratan bagi kader kesehatan dan masyarakat di Desa Pangandaran sebagai bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kader dalam menangani kondisi darurat, seperti resusitasi jantung paru (RJP), pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), dan teknik evakuasi pasien, guna mendukung layanan kesehatan yang lebih responsif. Dosen pembimbing lapangan, Prof. Yanny Trisyani, menekankan pentingnya peningkatan kompetensi kader kesehatan agar mereka dapat memberikan pertolongan cepat sebelum tenaga medis tiba.
Program ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 3 (Good Health and Well-Being) dengan meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan berkualitas, serta SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) dalam mewujudkan Pangandaran sebagai kota wisata yang aman dan nyaman bagi wisatawan maupun warga lokal. Selain pelatihan, mahasiswa KKN Unpad juga mengadakan sesi simulasi kegawatdaruratan agar kader lebih siap dalam menghadapi situasi darurat nyata, serta bekerja sama dengan Puskesmas Pangandaran untuk memperkuat koordinasi dalam layanan kesehatan darurat.
Sebagai langkah keberlanjutan, kader yang telah mendapatkan pelatihan diharapkan dapat berbagi ilmu dengan kader lainnya di desa, dan program ini diusulkan menjadi kegiatan rutin yang didukung oleh pemerintah desa serta tenaga kesehatan setempat. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan layanan kegawatdaruratan di Pangandaran semakin optimal, mendukung keselamatan masyarakat, serta menjadikan Pangandaran sebagai destinasi wisata yang lebih aman dan ramah bagi pengunjung.
Tinggalkan Balasan