LABORATORIUM KEPERAWATAN MATERNITAS
Laboratorium keperawatan maternitas Fakultas Keperawatan Unpad merupakan fasilitas yang dirancang untuk mendukung proses pendidikan dan pelatihan bagi mahasiswa keperawatan dalam bidang keperawatan maternitas, yang mencakup Kesehatan reproduksi, perawatan ibu hamil, persalinan, nifas, serta perawatan bayi baru lahir. Laboratorium ini biasanya dilengkapi dengan berbagai peralatan dan simulasi yang memungkinkan mahasiswa untuk mempraktikkan keterampilan klinis dalam lingkungan yang aman dan terkendali sebelum terjun langsung ke rumah sakit atau klinik.
Ruang Laboratorium Keperawatan Maternitas Fakultas Keperawatan UNPAD berada di Gedung akademik 2 lantai 1, dengan memberikan pelayanan kepada:
- Dosen
- Tendik
- mahasiswa (Sarjana, Prgram Profesi Ners, dan Magister)
- Tenaga Kesehatan, klinik dan rumah sakit untuk Kerjasama pelatihan dan pengembangan keterampilan
Beberapa fitur utama laboratorium keperawatan maternitas antara lain:
- Peralatan Medis dan Simulasi:
- Model anatomi reproduksi Wanita dan Pria dan juga bayi baru lahir.
- Simulator persalinan untuk melatih keterampilan dalam menangani proses persalinan, termasuk teknik penanganan komplikasi persalinan.
- Manekin untuk latihan pemeriksaan fisik ibu hamil, denyut jantung janin, dan pemeriksaan panggul.
- Manekin untuk Latihan pemasangan AKDR
- CTG untuk alat yang digunakan untuk memantau dan menganalisis detak jantung janin serta kontraksi uterus ibu selama kehamilan dan proses persalinan
- Fasilitas Praktikum Keperawatan:
- Ruangan KIA untuk latihan Pemeriksaan Ibu hamil, konsultasi dan pemasangan KB
- Ruangan VK/Intranatal untuk Latihan keterampilan pertolongan persalinan
- Ruangan postpartum untuk Latihan keterampilan pemeriksaan ibu postpartum
- Ruang Ginekologi, untuk Latihan keterampilan pemeriksaan gangguan Kesehatan Reproduksi
- Fasilitas untuk senam hamil dan senam nifas.
- Pendidikan dan Pelatihan Keterampilan Klinis:
- Simulasi situasi persalinan normal dan abnormal untuk melatih mahasiswa dalam menangani keadaan darurat, seperti preeklamsia, perdarahan pasca persalinan, dan perawatan neonatal.
- Latihan untuk memberikan konseling dan edukasi kepada ibu hamil, pasangan, dan keluarga terkait kesehatan reproduksi, gizi, dan perawatan pasca persalinan.
- Keterampilan Komunikasi dan Edukasi:
- Mahasiswa akan dilatih untuk berkomunikasi dengan pasien (ibu hamil, pasangannya, dan keluarga) untuk memberikan dukungan emosional serta edukasi tentang kehamilan dan persalinan.
- Penggunaan teknik komunikasi yang efektif dalam situasi stres atau saat terjadi komplikasi.
Laboratorium ini berfungsi sebagai sarana untuk mengembangkan keterampilan praktis dan teoretis yang dibutuhkan oleh perawat dalam memberikan perawatan yang aman dan berkualitas kepada ibu hamil, bersalin, dan bayi baru lahir. Dengan fasilitas ini, diharapkan mahasiswa dapat lebih siap dan percaya diri dalam menghadapi tantangan yang ada di lapangan.














