Ancaman adalah suatu kejadian, gejala alam atau kegiatan manusia yang berpotensi untuk menimbulkan bencana dan juga dapat mengancam kehidupan manusia, kerugian harta benda, gangguan sosial, ekonomi dan atau kerusakan lingkungan. Sedangkan bencana itu sendiri adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan oleh faktor alam dan atau faktor non alam, maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda dan dampak psikologis (UU No. 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana).

Menurut kajian United Nations-International Strategy for Disaster Reduction (UNISDR), ancaman bencana ini dibedakan menjadi 5 (lima) kelompok, yaitu:

  1. Ancaman bencana beraspek geologis antara lain: gempa bumi, tsunami, gunung api, gerakan tanah yang sering dikenal sebagai tanah longsor.
  2. Ancaman bencana beraspek hidrometeorologi, antara lain: banjir, kekeringan, angin topan/ribut, dan gelombang pasang
  3. Ancaman bencana beraspek biologis antara lain; wabah penyakit, hama dan penyakit tanaman dan hewan/ternak.
  4. Ancaman bencana beraspek teknologi antara lain: kecelakaan transportasi, kecelakaan industri, dan kegagalan teknologi
  5. Ancaman bencana beraspek lingkungan antara lain: kebakaran hutan, kerusakan lingkungan, dan pencemaran limbah.

Mengacu pada kajian dari UNISDR di atas, maka Kabupaten Ciamis dapat dikatakan wilayah yang mempunyai kerentanan ancaman bencana cukup tinggi. Hal tersebut disebabkan karena kondisi alam seperti kondisi geografis, kondisi geologis, kondisi morfologis dan iklim di Kabupaten Ciamis yang bisa menjadi ancaman bencana.

Kabupaten Ciamis terdiri dari perbukitan, daratan dan pantai yang memungkinkan terjadinya berbagai jenis ancaman dan memiliki potensi ancaman bencana yang tinggi. Menurut buku Indeks Rawan Bencana Indonesia tahun 2011, secara Nasional Kabupaten Ciamis masuk dalam peringkat urutan No.22 Kabupaten/Kota rawan bencana tinggi dari total 494 Kabupaten/Kota di Indonesia. Sedangkan di tingkat level Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Ciamis masuk dalam peringkat No.8 kategori rawan bencana tinggi dari total 26 Kabupaten/Kota se-Jawa Barat (Indeks Rawan Bencana Indonesia - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tahun 2011).