Secara geografis dan geologis wilayah Kabupaten Ciamis berada pada wilayah yang rentan terhadap berbagai jenis ancaman atau bahaya bencana. Pengalaman gempa bumi yang diikuti terjadinya tsunami pada 17 Juli 2006, dan gempa bumi pada tanggl 2 September 2009, serta banjir bandang 28 Maret 2011, serta kejadian lainnya yang dirasakan dan terjadi di Kabupaten Ciamis telah memberikan pelajaran yang berarti akan pentingnya pengetahuan dan perencanaan untuk menanggulangi bencana. Resiko menghadapi bencana alam dan kerentanan masyarakat Kabupaten Ciamis menunjukkan bahwa rencana penanggulangan bencana adalah wacana yang wajib dimasukkan dalam agenda rencana pembangunan Pemerintah Kabupaten Ciamis.

Mengingat kompleksnya permasalahan bencana, diperlukan perencanaan penanggulangan bencana yang matang, agar bencana dapat ditangani dengan terarah dan terpadu. Dalam pasal 35 dan 36 Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana mengamanatkan agar daerah menyusun Rencana Penanggulangan Bencana. Hal ini juga diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana. Mengacu pada UU No. 24 Tahun 2007 tersebut, maka Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Ciamis menyusun Rencana Penanggulangan Bencana Daerah (RPBD) Kabupaten Ciamis untuk Tahun 2012 – 2016.

Proses penyusunan RPBD ini dilakukan dengan melibatkan secara aktif pihak terkait di dalam penanggulangan bencana melalui workshop dan diskusi kelompok terarah (focus group discussion). Melalui workshop dan diskusi terarah ini, diperoleh masukan rencana program dan tindakan yang akan menjadi bagian dari rencana program penanggulangan bencana di Kabupaten Ciamis. Proses penyusunan yang menggunakan pendekatan partisipatif (participatory approach) ini diharapkan agar dokumen RPBD ini dapat dipahami dan dilaksanakan dengan baik oleh SKPD stakeholder lainnya.

Sebagai langkah akhir dari proses penyusunan RPBD ini, telah dilakukan kompilasi, sinkronisasi dan konsultasi terhadap dokumen RPBD ini sampai diakhiri dengan penyusunan suatu buku Rencana Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Ciamis sebagai lampiran dari Keputusan Bupati Ciamis. Sedangkan dalam menunjang kesempurnaannya, dokumen RPBD ini masih dapat dilakukan evaluasi dan revisi secara berkala sesuai dengan perkembangan wilayah dan kondisi kebencanaan yang terjadi.

Dalam proses pelaksanaannya, ucapan terima kasih disampaikan kepada pihak – pihak yang telah mendukung proses perumusan dan penyusunan RPBD ini yaitu :

  1. Bapak Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana
  2. Bapak Bupati dan Wakil Bupati Ciamis
  3. Bapak Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis
  4. Bapak Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Jawa Barat
  5. Pihak terkait di lingkup Pemerintah Kabupaten Ciamis dalam hal ini Sekretariat Daerah Kabupaten Ciamis, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Inspektorat, Dinas PPKAD, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Perhubungan, Dinas Kehutanan dan Perkebunan, Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan, Kantor Kesbangpolinmas, Dinas Pendidikan, Dinas Peternakan, Dinas Kesehatan, BKBPM, BPPT, Badan Ketahanan Pangan, Dinas Cipta Karya , Kebersihan dan Tata Ruang, Dinas Bina Marga, SDA dan ESDM, Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Dinas Kelautan dan Perikanan serta pihak lainnya yang tidak dapat disebutkan satu persatu namun telah memberikan kontribusi dalam penyusunan RPBD ini.
  6. Unsur Search and Rescue ( SAR ) Kabupaten Ciamis, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Ciamis dan Taruna Siaga Bencana ( Tagana ) Kabupaten Ciamis.
  7. Unsur Arbeiter Samariter Bund (ASB) yang dalam hal ini berperan sebagai fasilitator dan narasumber dalam penyusunan RPBD ini.

Kami menyadari bahwa dokumen yang telah disusun ini masih jauh dari kesempurnaan dan oleh karena itu, masukan dan saran yang berharga sangat diperlukan untuk menunjang perbaikan kualitas perencanaan ini di masa mendatang, akhir kata semoga Rencana Penanggulangan Bencana Daerah di Kabupaten Ciamis Tahun 2012 – 2016 ini turut berperan serta dalam menunjang upaya penyelenggaraan penanggulangan bencana di Kabupaten Ciamis.